FOKUS: Purus Setelah 500 Meter

"Kawasan Purus (I-V) berada langsung di objek wisata Pantai Padang, kawasan ini hanya dibatasi gang per gang"
Sanggar Tanah Ombak di Purus III (Tanah Ombak)

PADANG, KLIKPOSITIF - Purus III, menyebut namanya, ingatan akan langsung tertuju pada perkampungan nelayan. Letaknya tak jauh dari pusat kota. Jika dari Pasar Raya, tinggal naik angkot lalu turun di kampus Universitas Ekasakti (Unes).

Kawasan Purus (I-V) berada langsung di objek wisata Pantai Padang. Kawasan ini hanya dibatasi gang per gang. Selain objek wisata dan pendidikan, di kawasan ini juga berdiri hotel-hotel megah. Paling dekat yaitu Hotel Mercure.

Kontras akan langsung terasa bila sudah turun dari angkot dan berjalan sekira 500 meter ke dalamnya. Kita akan langsung berhadapan dengan rumah-rumah yang gotnya tersumbat. Satu rumah dengan rumah lain dindingnya menyatu. Inilah purus setelah 500 meter.

KLIKPOSITIF datang ke kawasan ini pada 14 Agustus 2016, siang. Setelah berjalan 500 meter dan belok kanan, disambut pemandangan perempuan paruh baya bermain kartu remi. Di rumah lainnya terdengar suara wanita menyanyi dengan tembang Minang. Suara pantulan mic-nya menyebar ke seantero gang.

Kawasan ini terbilang sangat sempit. Sekitar 40 rumah berdiri saling berhadapan. Ia hanya dibatasi jalan kecil berlubang. Terus berjalan ke ujung akan dihadapkan pada jalan buntu. Tembok setinggi 2 meter membatasi perumahan ini dengan Rusunawa yang berada di sebelahnya.

Umum didengar kawasan ini dinamai “Gang Setan”. Obe, warga di sana, menyebutkan, julukan itu diberikan oleh petugas PLN dan PDAM karena sangat susahnya menagih biaya listrik dan air pada warga. “Bukannya bayar, mereka malah mengacungkan golok ke petugas,” ujar Obe yang mendapatkan cerita itu dari warga lainnya.

Cerita ini dibenarkan Diva Naura, 10 tahun. Menurutnya, ibu-ibu di kawasan itu suka mengeluarkan ... Baca halaman selanjutnya